Tembaga
29
Cu
Golongan
11
Periode
4
Blok
d
Proton
Elektron
Neutron
29
29
35
Sifat Umum
Nomor atom
29
Massa atom
63,546
Nomor massa
64
Kategori
Logam transisi
Warna
Tembaga
Radioaktif
Tidak
Dari kata Latin cuprum, dari pulau Siprus
Struktur kristal
Kubik Berpusat-muka
Sejarah
Tembaga terdapat secara alami sebagai tembaga asli dan dikenal oleh beberapa peradaban tertua yang tercatat.
Perkiraan paling awal penemuan tembaga menunjukkan sekitar 9000 SM di Timur Tengah.
Tembaga adalah salah satu bahan terpenting bagi manusia sepanjang zaman tembaga dan perunggu.
Perkiraan paling awal penemuan tembaga menunjukkan sekitar 9000 SM di Timur Tengah.
Tembaga adalah salah satu bahan terpenting bagi manusia sepanjang zaman tembaga dan perunggu.
Elektron per kulit
2, 8, 18, 1
Konfigurasi elektron
[Ar] 3d10 4s1
Tembaga murni berwarna oranye-merah dan mengalami perubahan warna kemerahan saat terpapar udara
Sifat Fisika
Fase
Solid
Kepadatan
8,96 g/cm3
Titik lebur
1357,75 K | 1084,6 °C | 1984,28 °F
Titik didih
2835,15 K | 2562 °C | 4643,6 °F
Kalor peleburan
13,1 kJ/mol
Kalor penguapan
300 kJ/mol
Kapasitas kalor molar
0,385 J/g·K
Kelimpahan di kerak bumi
0,0068%
Kelimpahan di alam semesta
6×10-6%

Nomor CAS
7440-50-8
Nomor PubChem CID
23978
Sifat Atom
Jari-jari atom
128 pm
Jari-jari kovalen
132 pm
Elektronegativitas
1,9 (Skala Pauling)
Potensi Ionisasi
7,7264 eV
Volume atom
7,1 cm3/mol
Kondusivitas termal
4,01 W/cm·K
Bilangan oksidasi
1, 2, 3, 4
Aplikasi
Tembaga sering digunakan untuk aplikasi kabel listrik dan aplikasi perpipaan rumah tangga.
Tembaga sulfat digunakan sebagai fungisida dan sebagai algisida di sungai, danau, dan kolam.
Tembaga juga digunakan dalam peralatan masak dan perkakas memasak.
Paduan penting secara komersial seperti kuningan dan perunggu dibuat dari tembaga dan logam lainnya.
Tembaga sulfat digunakan sebagai fungisida dan sebagai algisida di sungai, danau, dan kolam.
Tembaga juga digunakan dalam peralatan masak dan perkakas memasak.
Paduan penting secara komersial seperti kuningan dan perunggu dibuat dari tembaga dan logam lainnya.
Memasak makanan asam dalam panci tembaga dapat menyebabkan toksisitas
Isotop
Isotop stabil
63Cu, 65CuIsotop tidak stabil
52Cu, 53Cu, 54Cu, 55Cu, 56Cu, 57Cu, 58Cu, 59Cu, 60Cu, 61Cu, 62Cu, 64Cu, 66Cu, 67Cu, 68Cu, 69Cu, 70Cu, 71Cu, 72Cu, 73Cu, 74Cu, 75Cu, 76Cu, 77Cu, 78Cu, 79Cu, 80Cu